085865141296

cs@scundip.org

Multi Attribute Decision Making (MADM) merupakan metode pengambilan keputusan terhadap beberapa alternatif yang jumlahnya terbatas. Metode ELECTRE merupakan salah satu metode digunakan untuk menentukan peringkat dan menentukan alternatif terbaik. Metode ELECTRE merupakan salah satu metode yang efektif untuk MADM dengan fitur kualitatif dan kuantitatif. Jadi pengembangan metode ini untuk meningkatkan kemampuan membuat keputusan tersebut (Chen dan Huang, 2005). Konsep dasar metode ELECTRE adalah untuk menangani hubungan outranking dengan menggunakan perbandingan berpasangan antara alternatif di bawah masing-masing kriteria secara terpisah. Hubungan outranking Ai.Aj menjelaskan bahwa bahkan ketika alternatif ke-i  tidak mendominasi alternatif ke-j secara kuantitatif, maka pengambil keputusan masih dapat mengambil risiko tentang Ai karena hampir pasti lebih baik dari Aj. Alternatif dikatakan didominasi, jika ada alternatif lain yang mengungguli mereka dalam satu atau lebih atribut dan sama dalam atribut yang tersisa (Hwang dan Yoon, 1981).

Langkah-langkah Metode ELECTRE :

  • Membentuk perbandingan berpasangan setiap alternatif pada setiap kriteria dan dinormalisasikan ke dalam suatu skala yang dapat dibandingkan.

1

  • Memberikan bobot pada setiap kriteria yang mengekspresikan kepentingan relatifnya (wi) dengan  cara setiap kolom dari matriks X  dikalikan dengan bobot-bobot yang ditentukan oleh   pembuat keputusan
  • Menentukan himpunan dari concordance dan discordance 

Untuk setiap pasang dari alternatif k dan l (k.l =1,2,3,…,m dan k≠l) kumpulan kriteria j dibagi menjadi dua himpunan bagian, yaitu concordance dan discordance. Sebuah kriteria dalam suatu alternatif termasuk concordance jika :

2

Sebaliknya, komplementer dari himpunan bagian ini adalah discordance, yaitu bila

3

  • Menentukan matriks concordance dan discordance

Untuk menetukan nilai dari elemen-elemen pada matriks concordance adalah dengan menjumlahkan bobot- bobot yang termasuk dalam himpunan bagian concordance, secara matematisnya adalah sebagai berikut:

4

Untuk menetukan nilai dari elemen-elemen pada matriks discordance adalah dengan membagi maksimum selisih nilai kriteria yang termasuk dalam himpunan bagian discordance dengan maksimum selisih nilai seluruh kriteria yang ada, secara matematisnya adalah sebagai berikut :

5

  • Menetukan matriks dominan concordance dan discordance

Dominasi matriks concordance dibangun dengan menggunakan nilai threshold untuk indeks concordance, yaitu dengan membandingkan setiap nilai elemen matriks concordance dengan nilai threshold. Sebagai contoh, Ak hanya akan memiliki kesempatan untuk mendominasi Al jika indeks concordance  Ckl yang sesuai melebihi setidaknya pada nilai threshold tertentu yaitu c.

Ckl  ≥  c

 Nilai  threshold  dapat  ditentukan  sebagai  rata-rata  indeks  concordance,  dengan  nilai  threshold c   adalah:

6

Berdasarkan  nilai  threshold,  nilai setiap elemen matriks F sebagai matriks dominan  concordance ditentukan sebagai berikut:

7

demikian pula, dominasi matriks discordance  didefinisikan dengan menggunakan nilai threshold d , dimana d didefinisikan sebagai berikut:

8

di mana nilai setiap elemen untuk matriks G sebagai matriks dominan discordance ditentukan sebagai berikut:

9

  • Menentukan matriks dominan agregat (matriks E), dengan rumus :

10

  • Mengeliminasi alternatif

Matriks E memberikan urutan pilihan di setiap alternatif, yaitu bila ekl = 1 maka alternatif Ak merupakan  pilihan  yang  lebih  baik  daripada Al. Sehingga baris dalam matriks E yang memiliki jumlah ekl = 1 paling  sedikit  dapat  dieliminasi, dengan demikian alternatif terbaik adalah yang mendominasi alternatif lainnya.

Sumber : Veryana, Dian. 2014. ” Penerapan Metode Electre Pada Pemilihan Calon Penerima Beasiswa Ppa Di Universitas Brawijaya Malang”. Universitas Brawijaya. Vol 2, No 6. http://statistik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/statistik/article/view/188/208